Tensura S2 Episode 34 Review

Has-mag e youkoso. Welcome to has-mag. Tempat pembahasan manga, anime, game, dan jejepangan lainnya. Kali ini saya akan review Tensura S2 Episode 34. Episode sebelumnya, Rimuru dan pasukannya telah bersiap untuk melawan pasukan aliansi Falmuth. Alat pencipta barrier akan diserang secara bersamaan sedangkan pasukan utama akan Rimuru lawan seorang diri.

Story

Cerita mulai dengan Benimaru. Ia seroang diri menghadapi pasukan Western Church yang menjaga barrier sebelah timur. Semua lawanya tidak berkutik dan ia berhasil menang dengan cepat. Hal yang sama terjadi untuk Souei pada bagian Utara dan Gabil yang mengurus bagian selatan. Mereka semua berhasil melawan musuh dengan baik tanpa korban jiwa satupun dari pihak Tempest.

Bagian barat adalah yang tersulit. Karena sesuai dugaan Rimuru, semua transmigator dari Jepang ngumpul di sisi tersebut. Hal itu mereka lakukan untuk mencegah para pedagang yang akan kabur ke arah Blumund. Mereka akan berhadapan dengan Hakurou, Geld, Gobta, dan goblin rider lain. Pertarungan mereka cukup sengit namun situasinya berbeda dengan sebelumnya, karena kemampuan mereka tidak berkurang akibat dari barrier.

Geld mulai bertarung dengan Shogo. Shogo Menggunakan skill berserk sehingga ia bertarung dengan tangan kosong. Geld menggunakan tameng dan pedang sebagai senjata dirinya. Meskipun perisainya hancur, ia masih mempunyai banyak perisai cadangan sehingga Shogo tidak terima dengan ketidakadilan tersebut. Adegan seru lain juga muncul dari pihak Hakurou.

Hakurou bertarung dengan Kyoya dan keduanya sama-sama menggunakan pedang. Namun Kyoya memiliki taktik yang lebih licik dan terlalu mengandalkan skillnya sehingga kemampuan bertarungnya dangkal saat skill miliknya tidak berguna. Hakurou berhasil menang Telak dan membunuh Kyouya dengan cara memengal kepalanya.

Shogo Ketakutan saat melihat kepala Kyouya. Ia pergi ke arah camp mereka untuk bertemu dengan Kirara. Untuk bertahan hidup, Shogo memutuskan untuk menghabisi Kirara untuk mendapatkan skill baru. Skill tersebut membuat dirinya mampu menyembuhkan luka yang ia terima. Skill tersebut cukup bagus namun Geld tidak peduli dan terus menerus memukul Shogo sampa ia menyerah. Saat ia akan memberi kan serangan terakhir, Razen datang untuk menyelamatkan Shogo.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Bagaimana nasib pasukan Falmuth? Saksikan anime Tensura S2 melalui YouTube channel Muse Asia.

 

Opinion

Episode kali ini telah lama sekali ditunggu penonton. Adegan pembantaian pasukan Falmuth. Setelah beberapa episode lamanya anime ini hanya berisi konferensi meja bundar dan mengalami serangan dari Falmuth. Kali ini pihak Tempest melakukan serangan balik. Namun hanya monster dengan rank tinggi saja yang ikut bertempur. Karena Rimuru tidak ingin ada pertumpahan darah yang sia-sia. Pertimbangan lainnya adalah karena anak buahnya cukup kuat untuk pasukan selevel mereka.

Sayangnya adegan Rimuru tidak terlalu banyak, mungkin hanya sekitar 5 menitan menjelang akhir epiosode. Namun adegan saat ia muncul cukup dramatis dibaluti dengan soundtrack yang cukup berbeda dari biasanya. Musik tersebut menimbulkan kesan adegan yang dramatis, padahal semua musuh Rimuru mati dengan cepat tanpa ada banyak darah yang berserakan.

Tensura S2 Episode 34 Review

Berbeda dengan pertarungan anak buahnya yang lebih barbar dari Rimuru. Benimaru menggunakan sihir api untuk membuat musuhnya menjadi abu, Souei menggunakan benangnya untuk memenggal lawan, Gabiru dengan tombaknya menumbangakan banyak musuh, Serta Gobta, Hakuro, dan Gerudo yang melawan pasukan Falmuth beserta dengan para otherworlder.

*has-mag.com property*

Pertarungan yang saya sukai untuk kali ini adalah pertarungan Hakurou dengan Kyouya. Kyouya dengan sombongnya mengatakan kemampuan dirinya lebih kuat dari Hinata Sakiguchi. Padalah ia belum lama pergi ke dunia barunya ini dan kemampuannya biasa saja. Mungkin ia tidak mendapatkan pelatihan khusus karena tujuan Falmuth memanggil orang dari dunia lain bukan sebagai pasukan mereka. Falmuth memiliki tujuan lagi memanggil ketiga orang ini yang akan kalian ketahui pada akhir episode kali ini.

Tensura S2 Episode 34 Review

Kalian pasti masih ingat dengan Hinata Sakiguchi. Ia pernah melawan Rimuru beberapa episode sebelumnya dan berhasil mengalahkan tokoh utama kita saat berada dalam barrier. Hinata merupakan anggota dari Western Holy Church dan ia langsung mendapatkan perintah dari dewi Luminous. Konflik dengan Hinata akan lanjut dalam volume ketujuh light novel. Menurut pace animenya selama ini, dua cour anime mungkin saja hanya selesai sampai konflik Octagram saat volume 6.

Cerita selesai saat arc Octagram selesai menurut saya adalah penutup yang bagus. Karena arc tersebut akan menyelesaikan masalah dengan Clayman. Kalau selesai sampai Volume 7 maka animenya harus menyiapkan episode tambahan karena akhir Volume 7 masih berhubungan sampai dua volume ke depan saat Tempest festival. Saya akan menantikan bagaimana akhir dari musim kedua anime slime ini. Semoga saja anime ini akan memiliki akhir yang cukup baik untuk cour pertama  season keduanya.

Tensura S2 Episode 34 Review

Sekian review Tensura S2 episode 34 kali ini. Terima kasih sudah membaca review ini. Jangan lupa untuk menonton anime ini melalui Muse Asia. Mohon bantuannnya untuk membagikan post ini ke teman-teman kalian atau donasi melalui trakteer. Sampai jumpa pada review berikutnya, mata ne.

*has-mag.com property*

 

Tensura S2 Home

<–Episode Sebelumnya

Episode Selanjutnya–>

2 Replies to “Tensura S2 Episode 34 Review”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *