FGO Movie Camelot 1 Review

Has-mag e youkoso. Welcome to has-mag. Tempat pembahasan manga, anime, game, dan jejepangan lainnya. Kali ini saya akan review FGO Movie Camelot 1. Anime ini merupakan adaptasi dari game Fate Grand Order mengambil cerita Singularity keenam. Arc ini mendapatkan predikat sebagai stage tersulit dalam gamenya.

Story

Fujimaru Ritsuka bersama dengan Mash dan Da Vinci mulai rayshift ke Singularity baru. Zaman ini Jarussalem berkuasa dan anehnya lokasi mereka berada penuh dengan padang pasir. Da Vinci berhasil membuat kendaraan dari bahan yang ada dan mereka pergi menuju ke sebuah kastil. Kastil tersebut merupakan sebuah kota dengan nama Holy City.

Berdasarkan informasi yang mereka dapat. Tempat itu tertutup dan hanya terbuka saat bulan purnama. Mereka akan mengadakan seleksi dan hanya orang terpilih yang bisa masuk. Namun konon kabarnya, semua orang yang masuk tidak pernah keluar dari kota tersebut. Fujimaru dan kawan-kawan berusaha untuk masuk ke kota tersebut.

Seleksi suci dimulai dengan komando Gawain. Dari banyaknya pengungsi, hanya tiga orang yang terpilih. Sedangkan sisanya akan disingkirkan. Seorang ibu yang tidak bisa membawa anaknya akhirnya mengorbankan dirinya untuk sang anak. Fujimaru berhasil keluar dari tempat tersebut dengan bantuan servant Bedivere. Bedivere sendiri merupakan salah satu kesatria meja bundar namun ia dicap pengkhianat oleh kesatria yang lain.

Bedivere adalah kesatria terakhir yang menyaksikan kematian King Arthur. Ia juga yang melemparkan pedang excalibur ke dalam danau. Namun kesatria yang satu ini cukup berbeda karena tangan miliknya memiliki kekuatan spirit. Fujimaru dkk bersama dengan teman baru mereka pergi ke kota Matahari. Kota tersebut berada dalam kuasa Ozymandias. Mereka bersama dengan pengungsi yang selamat berangkat ke kota tersebut.

Ozymandias menawarkan untuk Fujimaru dan yang lain menjadi budak agar mereka bisa hidup dalam kota miliknya. Ketegangan sempat terjadi karena Fujimaru menolak tawaran Ozymandias. Berkat saran Nitocris, mereka memiliki waktu untuk mempertimbangkan tawaran tersebut selama satu malam.

Apa keputusan Fujimaru? Bagaimana petualangan mereka selanjutnya? Saksikan Movie FGO melalui bioskop kesayangan anda.

*has-mag.com property*

Opinion

Film ini mengadaptasi cerita keenam Singularity dalam gamenya. Karena itu kisah dalam movie ini terjadi sebelum cerita anime FGO Babylonia. Babylonia merupakan Singularity terakhir dalam gamenya. Kalian yang belum menonton anime tersebut masih bisa mengikuti kisah film ini. Namun saya sarankan untuk menonton ova FGO terlebih dahulu. Untuk lebih memahami kisah awal dalam film ini.

Selain dalam film. Game FGO juga pernah mendapatkan adaptasi anime dan beberapa ova. FGO juga mendapatkan adaptasi sebagai komik yang sudah terbit di Indonesia oleh penerbit elex. Komik tersebut adalah FGO Turas Realta sebanyak lima volume dan FGO Mortalis Stella sebanyak satu volume. Ada juga komik FGO Epic of Remnant Shimousa yang baru terbit satu volume.  Harganya cukup mahal karena bahannya hard cover. Sekitar 30.000 an.

Jujur film ini jauh dibawah ekspektasi. Karena sejauh ini adaptasi anime seri Fate selalu mendapatkan animasi yang baik dengan bendera ufotable. Namun sayangnya untuk film ini I.G production menurut saya tidak berhasil membuat animasi dengan kualitas setara studio tersebut. Saya sampai sempat ngantuk saat pertengahan cerita karena animasinya. Saya rasa akan lebih baik kalau film ini dibuat serial TV daripada film.

*has-mag.com property*

FGO Movie Camelot 1 Review

Penonton film ini saja saat saya nonton hanya 4 orang termasuk saya. Semoga saja film ini juga bisa kita lihat di tempat lain seperti netflix karena mungkin orang-orang masih takut keluar meski bioskop sudah mengikuti protokol kesehatan. Selain itu juga bioskop tempat saya menonton film ini sempat mengalami gangguan speaker saat awal film. Mungkin itu juga yang membuat saya malas menonton film ini.

Semoga saja nanti versi Blu-ray untuk film ini akan lebih baik lagi. Entah dari resolusi yang lebih baik atau hal lainnya. Karena part 2 dari film ini baru akan tayang musim semi tahun ini di Jepang. Saya tidak tahu apakah bioskop Indonesia akan kembali menayangkan film ini. Semoga XXI tidak akan kapok menayangkan film anime setelah penjualan tiket film FGO yang satu ini.

FGO Movie Camelot 1 Review

Pastinya mungkin yang akan menonton anime ini adalah fans game FGO atau fate secara umum. Karena penonton yang tidak tahu fate pastinya akan kebingungan saat menonton anime ini. Karena selain cerita, tidak ada dalam film ini hal yang bagus. Meskipun animasi bertartungnya cukup baik namun bukan yang terbaik. Pastinya tidak sebagus seri Fate Heavens Feel part 3 yang tayang November tahun lalu di Indonesia.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian akan menonton anime ini? Kalau mau nonton saya rasa kalian harus cepat karena mungkin saja film ini akan cepat hilang dari bioskop karena jumlah penonton yang sedikit. Kota saya saja baru dua hari tayang sudah hilang.

FGO Movie Camelot 1 Review

Sekian review FGO Movie Camelot 1 kali ini. Terima kasih sudah membaca review ini. Jangan lupa untuk menonton anime ini melalui bioskop kesayangan anda. Mohon bantuannya untuk membagikan post ini ke teman-teman kalian. Sampai jumpa pada review berikutnya, mata ne.

*Has-mag.com property*

 

Movie Home

2 Replies to “FGO Movie Camelot 1 Review”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *